NTT, Maumere, Lidinews.id – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP) GMNI, kembali bersua Ke Universitas Nusa Nipa Maumere, Selasa (02/03/2021) guna kembali mendorong percepatan penegrian Kampus Universitas Nusa Nipa Maumere.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir  Imanuel Mau Dolu Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Elvensias Umbu Maramba Kepala Badan Usaha Gerakan yang merupakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI di dampingi oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI  NTT Emilianus Frid Naga bersama Ketua Cabang GMNI SIKKA Alvianus L. Ganggung beserta beberapa Pengurus Cabang GMNI Sikka.

Imanuel Mau Dolu, dalam penjelasanya Ia menuturkan bahwa penegrian Kampus Universitas Nusa Nipa pada mulanya merupakan perjuangan yang telah diusahakan semenjak enam tahun lamanya ketika momentum Kongres GMNI Nasional  ke-XIX yang bertempat di Aula Nawa Cita Universitas Nusa Nipa Maumere kala itu.

“Oleh karenanya akan menjadi kebanggan tersendiri bagi GMNI dan masyarakat Sikka pada khususnya apabila cita-cita luhur penegrian UNIPA segera mungkin terlaksana,” ungkap Imanuel   diruang Kerja Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa Maumere.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere, Sabinus Nabu mengharapkan Pimpinan Pusat GMNI saat Ini, melakukan komunikasi lanjutan terhadap pengurus pusat yang sebelumnya bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang turut hadir dan membuka Kegiatan Kongres GMNI Waktu itu, Agar bisa bersinergi bersama untuk menegrikan Universitas Nusa Nipa.

Dalam waktu yang bersamaan, Elvensias Umbu Maramba sebagai Ketua Badan Usaha Gerakan Pengurus DPP GMNI mempertanyakan “Apakah ada pro dan kontra pada pihak tertentu dalam proses pelaksanaan penegriaan Universitas Nusa Nipa?”  Pertanyaan itupun langsung ditandas  Sabinus Nabu bahwa, “Tidak ada kejadian seperti itu, semua masyarakat menginginkan UNIPA untuk dinegrikan.

Diakhir perjumpaan tersebut, pihak GMNI meminta format pengajuan penegriaan Universitas Nusa Nipa Maumere  dengan luwes dan terbuka. Ketua Yayasan Tinggi Nusa Nipa meminta bawahannya untuk mengambil file tersebut dan menyerahkan kepada pihak GMNI.

Kontributor: Marianus Rawe

Share to