Jabar, Purwakarta, Lidinews.Id – Sabtu, 27 Maret 2021. Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta menolak tegas adanya wacana impor Beras. Terlebih lagi wacana itu muncul disaat disetiap daerah sedang panen raya.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta, Warseno, mengatakan saat ini di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Purwakarta sendiri sedang surplus beras.

“Dan hampir semuanya panen raya. Ketika kemudian muncul ada wacana impor 1 juta ton beras, maka kami menegaskan hal itu harus ditolak,” tegas Warseno baru-baru ini.

Dia menegaskan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta akan seiring dan sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristanto. Seperti diketahui, DPP telah secara tegas menolak kebijakan impor beras yang disampaikan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Lanjutnya, sejak satu tahun lalu PDI Perjuangan lewat kader di struktur partai, eksekutif, dan legislatif telah mempelopori gerakan menanam tanaman pendamping beras.

“DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta menolak impor ini bukan tanpa alasan, karena sejak satu tahun lalu PDI Perjuangan lewat kader di struktur partai, eksekutif, dan legislatif telah mempelopori gerakan menanam tanaman pendamping beras, seperti ketela, umbi-umbian, jagung, pisang, talas, porang, sukun, dan lainnya,” tegasnya.

“Nusantara begitu kaya dengan aneka rupa makanan, kekayaan hortikultura, yang seharusnya membuat Menteri Perdagangan percaya bahwa impor beras tidak perlu dilakukan. sebagaimana mestinya sebagai petugas partai akan patuh dengan printah partai,” pungkasnya.

 

Reporter: Red/Che

Editor: Gunawan

Share to

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *