Gunungsitoli, Lidinews.idRabu, 11 November 2020. Aksi Unjuk rasa yang diprakarsai oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Gunungsitoli Nias kembali berlangsung di tiga tempat yang berbeda. Salah satunya adalah kantor DPRD Kabupaten Nias.

Aksi yang dilaksanakan adalah bentuk kekecewaan DPC GMNI Gunungsitoli Nias kepada para wakil rakyat yang telah memberikan janji yang tidak ditepati pada saat aksi pertanggal 3 November lalu. Dimana pada saat itu, DPC GMNI Gunungsitoli Nias mengharapkan terlaksananya Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para wakil rakyat terkait dengan penanganan Covid-19 dan mendesak DPRD Kabupaten Nias untuk membentuk PANSUS pengawasan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Nias.

Tidak adanya tanggapan positif dari DPRD, maka aksi dilanjutkan sesuai dengan tuntutan aksi sebelumnya. Namun, massa aksi tidak ditanggapi. Sesuai dengan informasi yang didapatkan media Lidinews.id, bahwa anggota DPRD Kabupaten Nias sedang tidak berada ditempat.

BACA JUGA : Mahasiswa IISBUD SAREA Peduli Musibah Kebakaran di Desa Batu Rotok

Ketua DPC GMNI Gunungsitoli Nias, Joko Puryanto Mendrofa dalam orasinya sangat menyayangkan tindakan legislatif DPRD Kabupaten Nias yang tidak konsisten menjadi penyambung lidah rakyat.

“Kami sangat menyayangkan tindakan tindakan yang dilakukan para pimpinan pimpinan DPRD Kabupaten Nias yang telah melupakan tugas pokok sebagai penyambung lidah rakyat,” ungkapnya.

Kepada Lidinews.id, Joko mengecam tindakan anggota DPRD Kabupaten Nias yang tidak masuk kantor hari ini.

“Kami mengecam keras tindakan anggota dan pimpinan DPRD Kabupaten Nias yang tidak masuk kantor hari ini disaat sejumlah rakyat ingin menyampaikan aspirasi,” katanya.

Kontributor: Narlis L

Share to