NTB, Dompu, Lidiniews.IdCurah hujan yang cukup tinggi beberapa hari ini di wilayah kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat mengakibatkan banjir bandang di beberapa lokasi. Desa Daha, Desa Marada, Desa Rasabou dan desa Jala adalah wilayah yang terdampak langsung banjir bandang yang menerjang tiga malam yang lalu.

Pasca banjir, menyisakan duka yang mendalam bagi warga yang tertimpa musibah dan puing-puing sampah yang berserakan, mendorong relawan berbondong-bondong turun ke lokasi yang terdampak. Salah satunya adalah komunitas Sabua Ra’a Ndai Mbojo DPC Kabupaten Dompu.

Berbagai macam kegiatan dilakukan, mulai dari membantu warga setempat membersihkan sisa puing sampah yang menumpuk di rumah warga sampai memindahkan barang warga yang tidak sempat di selamatkan dari banjir.

Namun ada hal yang menarik dan unik yang ingin saya tulis di sini terkait hal yang dilakukan oleh komunitas Sabua Ra’a Ndai Mmbojo DPC Kabupaten Dompu yang mungkin kebanyakan dari generasi milenial sekarang hal yang asing untuk didengar mengenai tradisi yang sudah lama hilang ini namun ada beberapa desa yg masih mempertahankannya, tradisi leluhur ini biasa disebut dengan “Hanta uma” (Pindah Rumah).

Dalam prosesinya, hanta Uma ini harus dilakukan oleh banyak orang hingga mencapai puluhan orang. Setiap orang mengambil bagian masing-masing.
Uniknya, hanta uma tidak sembarang dilakukan, harus ada panggita atau ahli khusus untuk mengarahkan warga agar posisi rumah yang diangkat tidak miring bahkan salah tempat.

Rumah diangkat dengan menggunakan batangan kayu panjang yang telah diikat pada Ri’i (tiang rumah). Namun yang bedanya kali ini tradisi Hanta uma yang dilakukan oleh Komunitas Sabua Ra’a Ndai Mbojo DPC Kabupaten Dompu adalah memindahkan rumah panggung yang diseret banjir bandang dan ditempatkan ke posisi semula.

Penggalan cerita ini diuraikan oleh Dae Har Doa’nK selaku sekertaris umum Komunitas Sabua Ra’a Ndai Mbojo Dpc Kabupaten Dompu yang bergerak di bidang Sosial, Budaya, dan Pariwisata ketika berada di lapangan menjadi relawan bersama anggotanya, Senin, (1/3/2021) pukul 09:00 pagi (Red)

Share to

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *