Tapanuli Selatan, Lidinews.idMinggu, 31 Januari 2021. Kasus Pungutan Liar di dunia Pendidikan kembali mencuat di Kab.Tapanuli Selatan.

Sejumlah Wali Murid Siswa SD.N 100722 Sumuran, Kab.Tapanuli Selatan mengungkapkan kekesalan atas praktik Pungutan liar (Pungli) pengambilan Ijazah. Amarah mereka memuncak, lantaran Ijazah anaknya terancam ditahan sebelum membayar uang pengambilan Ijazah yang telah di patok oleh mantan Kepala Sekolah SD.N 100722 Sumuran sebesar Rp.100.000, anehnya pengambilan Ijazah tersebut di lakukan di kediaman mantan kepala sekolah 100722.

BACA JUGA : IMM, GMNI, KAMMI dan BEM UMTS Bentuk Tim Pemantau Pilkada Tapsel

Hingga sampai saat ini sebagian murid tidak dapat mengambil Ijazahnya dikarenakan belum memiliki uang untuk penebusan Ijazah tersebut.

Hal ini telah dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Kab.Tapanuli Selatan untuk menindaklanjuti hal tersebut dan memberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku sebab ini dapat mencoreng citra baik pendidikan di Kab.Tapanuli Selatan.

Kontributor: Haikal

Share to