Oleh : Alamsyah (kader HMI komisariat lafran pane)

Lidinews.id – Dalam rangka menyambut Milad Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang ke-74 tahun (5 Februari 1947 – 5 Februari 2021) dan milad HMI komisariat lafran pane yang ke- V tahun (4 Februari 2016).

Kakanda Ulin nuha dan kakanda Sahudi merupakan tokoh dalam sejarah berdirinya komisariat lafran pane beliyau mendirikan HMI komisariat lafran pane tidak lain dan tidak bukan untuk memaksimalkan dan mengefisiensi pola perkaderan HMI di Ikip Budi Utomo Malang karena melihat dari kondisi kapasitas mahasiswa yang banyak terdiri dari berbagai macam program studi pada saat itu.

Kakanda Ulin nuha dan kakanda Sahudi punya pemikiran ingin melakukan pemekaran HMI komisariat Ikip Budi Utomo Malang. Yang terbagi menjadi 2 komisariat : Komisariat lafran pane dan komisariat kihadjar dewantara.

Kakanda Ulin nuha menjadi ketua umum pertama komisariat lafran pane pada masanya yang sampai saat ini tetap berdiri bereksis, berdikari, berkonsisten dan komitmen dalam merawat perkaderan sebagai keutuhan dan keberlangsungan dalam tubuh HMI komisariat lafran pane,

Dengan momentum ini saya selaku kader komisariat lafran pane mengucapkan selamat milad yang ke- 74 tahun untuk HMI dan yang ke- V tahun untuk komisariat lafran pane cabang malang.

Ayahanda Lafran Pane, pendiri HMI mendirikan HMI tidak lain tidak bukan untuk meretas kejahiliaan ummat dan bangsa masa lampau dengan harapan HMI dapat menghantarkan kader paham akan tugasnya sebagai Khalifah fil ard. HMI menanamkan lima kualitas insan cita dan nafas keislaman dan keindonesiaan lewat “Nilai-Nilai Dasar Perjuangan” HMI (NDP HMI) pada setiap darah perjuangan kader HMI. Sudah seharusnya kita berterimakasih kepada ayahanda Lafran Pane yang telah bersusah payah menggagas dan mempertahankan HMI di awal-awal berdiri hingga kita dapat menikmatinya sekarang. Dan doa akan selalu kita hadiahkan untuk kebahagiaan dan ketenangan beliau di pangkuan Rabbnya.

Sebagai kader HMI dan atas nama kader HMI komisariat lafran pane, saya merasa ada kebanggaan tersendiri melihat eksistensi HMI hingga setua dan masih tetap berkomitmen terhadap perkaderan dan perjuangan dimasa pandemi covid 19. Secara history HMI, setelah berdiri sudah banyak berkontribusi terhadap ummat dan bangsa tanpa meminta balas jasa. Dengan semangat perjuangan keummatan dan kebangsaan selalu selaras dengan tuntutan dan kebutuhan zaman. Ini membuktikan bahwa pergerakan semangat HMI selalu dibutuhkan dan tidak pernah luntur. Yang selalu menjadi garda terdepan dalam menghadapi masalah yang terjadi dalam tiap problem keummatan dan kebangsaan.

Semoga milad yang ke- 74 tahun. HMI tetap kokoh dan jaya selalu dalam mengibarkan hijau hitamnya, perkaderannya, perjuangannya dan panji-panji islam. Dan yang paling penting tetap menjaga semangat keislaman dan keindonesiaan untuk menjaga keutuhan eksistensi HMI dan Eksistensi kader HMI.

Dan semoga milad HMI komisariat lafran pane yang ke- V tahun. Tetap jaya, komitmen terhadap perkaderan selalu menjujung tinggi AD – ART Komisariat sebagai pedoman jalannya literatur pola perkaderan komisariat yang baik, semoga kepengurusan dimasa pandemi ini mampu membawa marwah dan nama baik komisariat lafran pane yang lebih baik lagi.

Dibawah kepemimpinan Ayunda Faiqotin ajiziyah dan kanda Hendra.

Dan semangat bertepi-tepi untuk kader-kader tercinta dimasa pandemi covid 19 tetap semangat dan tetap berproses diHMI komisariat lafran pane tercinta.

Jangan mengkhawatirkan masa depan, yang terpenting berbuat baik di hari ini, maka Allah akan membalas kebaikanmu dimasa depan. Jaya selalu kader HMI komisariat lafran pane!

Jadilah kader yang solid dan menjunjung tinggi kesetiakawanan. Karena setiap kader HMI selalu menjadi contoh terbaik untuk teman-teman mahasiswa lain.

Bertaqwa dan berjiwa nasionalis menjadi pilar yang tidak bisa dipisahkan untuk kader HMI. Salam jaya untuk kader 2020 dimasa pandemi Covid-19.

Yakin Usaha Sampai.

Share to