Sultra, Kendari.Lidinews.id – PT. Gerbang Multi Sejahtera (GMS) selaku pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang masuk dalam beberapa wilayah Desa, yakni Desa Ulusawah, Tue-Tue, Sangi-Sangi, dan Lawisata di Kecamatan Laonti, Kab. Konawe Selatan, bersama dengan pemerintah dan bebarapa perwakilan masyarakat desa setempat, menyelenggarakan sosialisasi di rumah jabatan Camat Laonti pada hari Minggu, (14/03/2021).

Berdasarkan infomasi yang diperoleh awak media dilapangan, maksud dan tujuan rapat sosialisasi yang di selenggarakan oleh pemerintah dan PT. GMS bersama dengan beberapa masyarakat setempat, adalah untuk membicarakan sekaligus membahas kembali keberlanjutan penambangan nikel oleh PT. GMS. Hasil keputusan rapat sosialisasi itu, selanjutnya akan di tindaklanjuti sebagai suatu kesepakatan bersama antara pemerintah beserta masyarakat dengan PT. GMS, sebagai prasyarat untuk melanjutkan proses penambangan nikel.

Akan tetapi, kegiatan tersebut berlangsung cukup alot karena sempat terjadi adu argumen antara masyarakat dan pihak penyelenggara kegiatan. Salah satu yang menjadi pertanyaan sekaligus protes warga adalah isi undangan sosialisasi. Alasannya, isi undangan dan fakta yang terjadi di lapangan tidak sesuai. Hal tersebut sontak membuat forum sosialisasi sedikit menjadi gaduh.

“Pak camat, disini tidak ada tertulis penambang ini mau datang Permisi. Isi undangannya ini, kita datang disini mau mendengarkan pembahasan dari PT. GMS mengenai kompensasi, tenaga kerja, dengan dampaknya tambang,” protes salah satu warga.

Di tempat yang sama, Anhar, selaku ketua umum Ikatan Pemuda Pelajara Mahasiswa Kecamatan Laonti _(IPPEAMALA)_, membenarkan adanya kegaduhan tersebut. Menurutnya, apabila kegiatan itu berlangsung seperti dalam isi undangan, PT. GMS juga akan mencederai perjanjian sebelumnya, yakni kesepakatannya dengan masyarakat yang tertuang dalam MoU.

“Seperti sosialisasi sebelumnya, yang mengundang dan kop undangannya adalah dari pihak PT. GMS . Pemerintah kecamatan itu cukup mengetahui dan mengawasi saja kegiatan tersebut,” tutup Anhar.

Kontributor : SM

Editor: Gunawan

Share to

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *