Tapanuli Utara, Lidinews.id – Doni Rahmadi Butarbutar selaku Direktur Wilayah Kaum Milenial Indonesia Tapanuli Utara saat menyampaikan Web-Seminar (Webinar) yang akan diselenggarakan pada hari Rabu 24 Februari 2021 ini akan menjadi jawaban untuk masyarakat Tapanuli Utara terkait kehadiran Universitas Negeri Tapanuli Raya.

“Dengan kehadiran narasumber kelas nasional seperti Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI Bapak Prof Nizam, Dirjen Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI Bapak Prof Thomas Pentury, Staf Khusus Presiden RI, Bapak Aminuddin Ma’ruf, Bupati Tapanuli Utara Bapak Nikson Nababan, Ketua Tim Perumus Kajian Akademis UNTARA Bapak Prof Marlon Sihombing serta perwakilan dari PT. Sucofindo dan dipandu oleh moderator Novia Adventy Juran selaku Ketua Forum Pemuda Kalimantan Tengah dan aktivis perempuan. Kita harapkan Webinar kali ini menjadi titik terang dalam upaya kita memajukan Tapanuli Raya,” ungkapnya kepada Lidinews.id via WhatsApp, Jum’at (19/02/2021).

Lebih lanjut disampaikan Doni, kehadiran Universitas Negeri Tapanuli Raya merupakan cita-cita dan kegembiraan bersama menyongsong masa depan Tapanuli Raya yang gemilang dikarenakan akan meningkatnya kualitas SDM di Tapanuli Raya, peningkatan pertumbuhan ekonomi dan mendorong pengunjung lokal maupun mancanegara untuk hadir ke bumi Tapanuli Raya.

“Kita juga berharap seluruh pemuda, mahasiswa bersama mewujudkan Universitas Negeri Tapanuli Raya agar segera terealisasi,” harapnya.

Apalagi lanjut Doni, mengutip lagu Batak “Nang so tarihuthon au pe akka dongan, dang na pola marsak au disi, alai anakkon hi do na ikkon sikkola do satimbo-timbo na sitta di natolap gogo Ki…”

Hal ini menandakan orang Batak itu memiliki mimpi agar semua anaknya sekolah setinggi-tingginya.

“Kehadiran UNTARA nantinya akan berdampak positif, terutama untuk kita yang akan menempuh pendidikan tinggi, kita tak perlu lagi jauh-jauh untuk kuliah ke Medan, Jakarta dan kota besar lainnya. Ayo kita Marsipature Hutana Be. Pemuda Bersatu Indonesia Maju,” tutupnya.

Share to